Lompat ke isi

Persela Lamongan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Persela Lamongan
Nama lengkapPersatuan Sepakbola Lamongan
JulukanLasykar Joko Tingkir (Joko Tingkir Warriors)
Lele Glagah (The Glagah Catfish)[1]
Nama singkatPLA
PSLA
Berdiri18 April 1967; 59 tahun lalu (18 April 1967)
StadionStadion Surajaya
(Kapasitas: 12.097)
PemilikPT Persela Jaya[2]
Presidentlowong
Head coachIndonesia Bima Sakti Tukiman[3]
LigaKejuaraan
2024–25Liga 2/Championship Round (Group Y), 4th
Situs webSitus web resmi klub
Kelompok suporterLA Mania
Kostum kandang
Kostum tandang
Musim ini

Persatuan Sepak Bola Lamongan (biasa disingkat: Persela) dan mempunyai julukan Laskar Joko Tingkir adalah sebuah klub sepak bola profesional yang bermarkas di Lamongan, Jawa Timur.

Sejarah Persela

[sunting | sunting sumber]

Persatuan Sepak bola Lamongan atau lebih dikenal dengan sebutan Persela Lamongan adalah klub profesional yang berkedudukan di Kota Lamongan, Jawa Timur.

Meski telah berdiri sejak 18 April 1967, Persela baru mulai menunjukkan eksistensinya di pentas sepak bola nasional setelah kompetisi memasuki era profesional pada musim 2003. Saat itu Persela sukses promosi ke divisi utama Liga Indonesia, level tertinggi kompetisi sepak bola di tanah air kala itu.

Sebelumnya, tim ini hanya berkutat di level bawah, yakni Divisi Dua Liga Indonesia dan Divisi Satu Liga Indonesia. Namun, semuanya berubah setelah Persela berhasil menembus divisi utama lewat partai play-off di Stadion Manahan, Solo, pada penghujung 2003. Sejak saat itu, Persela terus unjuk kemampuan hingga akhirnya menembus Superliga, kasta tertinggi kompetisi sepak bola nasional yang baru pertama kali digulirkan musim ini.

Di tengah dualisme kompetisi Sepak bola di Indonesia, Persela tetap memilih bergabung ke Liga Super Indonesia pada musim 2011-2012 hingga saat ini.

Persela setiap tahun selalu melahirkan bakat-bakat berkualitas, baik menciptakan talenta muda, maupun meningkatkan talenta pemain tua. Seperti, Samsul Arif, Zaenal Arifin, Fandi Eko Utomo sampai Dendy Sulistyawan.

Stadion Surajaya merupakan stadion multi-fungsi yang terletak di Lamongan, Jawa Timur. Stadion yang berkapasitas 12.840 tempat duduk ini merupakan markas dari klub Persela Lamongan. Stadion ini milik Pemkab kabupaten Lamongan, yang kini memiliki rumput yang berstandar internasional. Nama Surajaya diambil dari adipati pertama Kadipaten Lamongan pada masa giri kedaton. Stadion ini juga menjadi stadion termegah di daerah Pantura (pantai laut utara). Stadion ini memiliki warna biru yang merupakan ciri khas dari Persela Lamongan.

Manajemen dan Pelatih

[sunting | sunting sumber]

Daftar pelatih

[sunting | sunting sumber]
Nama Negara Tahun
Mustakim[4] Indonesia 2005
M. Basri[5] Indonesia 2006-2009
Widodo Cahyono Putro[5] Indonesia 2009-2010
Subangkit Indonesia 2010-2011
Miroslav Janu Serbia 2011-2012
Gomes de Olivera[6][7] Brasil 2012-2013
Didik Ludiyanto[7] (caretaker) Indonesia 2013
Angel Alfredo Vera[8] Argentina 2013
Didik Ludiyanto (caretaker) Indonesia 2013
Eduard Tjong Indonesia 2014
Iwan Setiawan Indonesia 2015-2016
Stefan Hansson Swedia 2016
Sutan Harhara[9] Indonesia 2016
Aji Santoso[10] Indonesia 2016-2017
Herry Kiswanto[11] Indonesia 2017
Aji Santoso Indonesia 2017-2019
Nil Maizar Indonesia 2019-2020
Iwan Setiawan Indonesia 2021
Jafri Sastra Indonesia 2022
Fakhri Husaini